hai sebut saja namaku Rozi saya seorang mahasiswa tingkat akhir, saya lahir dan di besarkan di Indonesia. hahaha, saya ingin berbagi sedikit cerita dan pengalaman saya, sesuai judulnya yaitu “3 Days For Love”. berikut kisahku
saya mempunyai seorang kekasih sebut saja namanya Rahayu dia orangnya tinggi kira-kira 165cm dan dia juga tidak terlalu kurus dan gemuk intinya, dia juga orangnya cantik baik dan manis, walau kadang dia cuek sih. tapi bagiku itu tidak masalah karna aku mencintainya tanpa alasan. dia juga merupakan mahasiswa semster akhir sama seperti aku cuman dia adalah seorang mahasiswa kedinasan di salah satu perguruan tinggi sekolah kedinasan di makassar. kami sudah menjalani hubungan kira-kira hampir 3 tahun iya sejak kita masih SMA. sebenarnya aku sudah suka sama dia sejak aku masih kecil lebih tepatnya saat masih SD dia adalah cinta pertamaku walau itu saat masih kecil sih hahaha, ku pikir itu hanya cinta monyet tapi ternyata bukan buktinya sampai sekarang aku masih mencintainya hehe.
sepertinya jika aku ceritakan dari awal mungkin akan sangat panjang sekali , saya cuman akan menceritakan sedikit saja walau agak saya persingkat. doakan aku yah teman-teman mudah-mudahan saya bisa membuatnya kedalam sebuah buku hehe. amin.
cerita tentang 3 Days For Love di mulai sejak saat aku menjalani LDR dengan dia yah lumayan jauh sih bandung dan makassar, akan tetapi itu tak menghalangi sedikitpun cintaku dan kesetiaanku untuk dia. namun karena ada masalah hubungan kita jadi berantakan, itu karena aku iya aku , aku yang terolalu egois dan hanya mementingkan diri sendiri saya juga sebenarnya bingung harus apa, namun jujur saya takut kehilangan dia, tak lama kemudian kamipun hilang komunikasi begitu saja. kira-kira hampir sebulan aku gak pernah mendengar kabar darinya, jujur prasaanku saat itu sangat khawtir dan sangat merindukananya. bebrapa hal pun saya lakukan agar saya dapat dimaafkan olehnya. mulai dari mengirim surat, mengirim kado namun tak ada balasan darinya. walau dalam keadaan sakit pun aku masih tetap memikirkan dirinya dan merindukannya. tak lama kemudia ulang tahunya pun sudah dekat. jadi aku berencana memberikan dia kejutan, bersama teman-temanku di bandung saya berencana membuat kejutan berupa vidio. di vidio tersebut saya bermain piano dan gitar kira-kira butuh waktu 2 minggu saya mempersiapkan vidio tersebut. karena saya harus belajar bermain piano dan gitar dulu soalnya saya belum ada pengalaman samaskali bemain piano kalau gitar ada sih tetapi sedikit. singkat cerita vidio itupun jadi dan saya menguploadnya di instagram dan whatsapp aku. namun belum juga ada balasan darinya. mungkin kalian pikir selama waktu itu kuliahku hancur dan berantkan namun itu salah walau saya dalam keadaan dan kondisi seperti itu saya masih bisa membedakan masalah pribadi saya. saya tidak ingin jika nanti kuliah saya hancur gara-gara dia nanti dia hanya akan menyalahkan dirinya.lanjut ke ceritaku namun tak lama kemudian saya mendapat informasi tentang studi banding atau persiapan PKL dari kampus saya ke makassar. hal itupun membuat saya semangat untuk mengikutinya dengan harapan saya bisa kembali dan bertemu dengannya serta memperbaiki hubungan kita.
tanpa basa-basi kita persingkat saja yah teman-teman, hehehe. langsung saja tiba saatnya saya menuju ke bandara di jakarta saya berangkat ke jakarta dengan naik bus. setibanya saya di bandara jakarta saya agak sedikit gugup dan tidak sabaran lagi ingin bertemu dengannya. 2 jam saya menunggu penerbangan berikutnya ke makassar saat itu saya ingin menelfonnya namun saya takut dia tambah marah kepadaku. saya cuman menunggu hingga saya terbang naik pesawat, hehehe.
2 jam aku melewati penerbangan dari jakarta ke makassar setibanya aku sampai di makassar hari kamis aku pun mengikuti rangkaian kegiatan lalu keesoakan harinya tepat pada hari jumat setelah shoat jumat aku mengunjungi dia ke kampusnya namun setibanya aku di sana aku hanya bisa bertemu dengan isma awlanya sih memang aku sudah janji dengan isma untuk memperbaiki laptopnya. jadi setibanya aku disana aku bertemu dengan isma lalu aku sempatkan diriku untuk memperbaiki laptopnya kebetulan saya bisa memperbaiki laptop karena memang sesuai jurusanku teknik komputer beberapa jam kemudian setelah aku memprbaiki laptop isma namun sebenarnya belum selesai karena isma ingin pulang ke kampung jadi dia menitipkan laptopnya ke saya untuk dia perbaiki namun saya meminta tolong ke isma untuk mempertemukan aku dengan rahayu dan berkata “isma sebelum kamu berngkat aku ingin minta tolong satu hal , tolong pertemukan aku dengan putri aku hanya ingin memberi dia sesuatu” dan akhirnya isma mengabulkan permohonanku dan dia mengantarkanku bertemu dengan rahayu . isma itu orangnya sangat baik dan ceria walau kadang-kadang suka marah dan bikin saya takut kalau dia marah tapi sebenarnya dia itu orangnya baik loh dan periang, selain itu dia orangnya dewasa dan mandiri pokoknya dia baik itu saja. isma pun mengantar aku bertemu dengan rahayu tepat di depan asrama rahayu aku memohon kepada isma untuk mengantarkan barang ini kepada rahayu rencana awalnya sih aku cuman nitip barang ke isma untuk di berikan ke rahayu stelah itu pulang lalu saya tenagngkan diriku sejenak kemudian mengajak rahayu ngobrol kembali di keesookan harinya karena saat itu saya masih agak sedikit capek yah maklumlah saya baru selesai mengikuti suatu kegitan kampus. namun apa yang kurencanakanpun gagal. rahayu keluar dan menemuiku lalu mengembalikan barang yang telah aku berikan melalui isma. jujur teman-teman entah kenapa dan apa yang mersuki ku saat itu, tiba-tiba aku secara tidak sopan dan tidak sadar membuang barang yang diberikan rahayu saat itu tanpa melihat wajahnya padahal aku sangat merindukannya. aku kemudian berjalan pulang dari asrama rahayu sambil menahan rasa sakit di dadaku tanpa berfikir bahwa saya tidak seharusnya melakukan hal tersebut di tempat itu, isma pun mengejarkku dan berniat mengantarkanku pulang namun aku tetap tidak mau aku butuh sendiri aku tidak ingin merepotkan isma lebih dalam lagi jadi ku suruh dia kembali untuk menghibur rahayu atas sikapku yang keterlaluan terhadapnya. namun isma terus mengikutiku dan membujukku aku tetap menolak sambil aku menolak aku juga menahan rasa sakitku dan tak lama akupun sesak nafas dan kehilangan kesadaran sejenak. dan saat itu pula isma khawatir terhadapku lalu menelfon rahayu. lalu isma pun menjemput rahayu akan tetapi saat aku tersadar sedikit saat itu aku kemudian berlalri sekuat tenaga ke mesjid sambil menonaktifkan hp ku. dengan harapan isma dan rahayu tau kalau aku baik-baik saja karena kupikir dengan perginnya aku secara tiba-tiba bisa membuat rahayu dan isma tenang. soalnya aku takut jika saat itu isma dan rahayu datang menemuiku kemungkinan isma tidak jadi pulang kampung karena aku dan rahayu juga mengkhawatirkanku , sehingga aku tidak bisa memafkan diriku sendiri namun sesaat setelah kondisiku membaik aku tersadar dan mengingat jika orang yang penting bagi kita itu saat menghilang secara tiba-tiba akan membuat kita sangat khawatir dan mencarinya. namun yang kufikirkan benar terjadi. isma dan rahayu mengkhawtirkanku dia mencariku kemana-mana hingga hampir terjatuh. aku sungguh merasa terpukul dan sangat bersalah saat itu. isma maafkan aku, rahayu maafkan aku. jadi aku mencoba memperbaiki dan memastikan isma pulang kampung dalam kondisi pikiran yang tenang jadi aku terus menghubungi sahabat-sahabat isma untuk memastikan isma pulang dan sampai di tempat tujuan dengan selamat. aku menyesal aku egois hanya mementingkan diriku sendiri. maafkan aku. mungkin ini pelajaran bagi saja wajar jika isma membenciku aku sudah memprdiksi sejak dulu kalau aku bakal mengecewakannya dan iya memang benar semua orang yang dekat denganku ujung-ujungnya akan ku kecewakan. sekali lagi maaf kan aku teman-teman. sejak saat itu pula saya sudah mulai ada bayangan dan berkomitmen untuk hidup sendiri dan menanggung penderiatann ini sendiri.
hari kedua saat itu saya sudah libur dan teman-temanku sudah pulang ke bandung tetapi aku tidak karena aku memesan tiket yang berbeda dengan mereka. jadi apa yang ku lakukan di hari kedua tersebut, sesuai rencanaku aku hanya ingin sendiri dan mengunjungi tempat-tempat yang biasa ku datangi bersama rahayu, singkat cerita aku bertemu dengan teman lama di suatu tempat di Mall, awalnya aku merasa sedikit terhibur dengan adanya mereka namun tidak sedikitpun mengurangi rasa penyesalan yang ku lakukan kemarin, aku selalu berfikir seandainya aku menggunakan akal sehatku atau otakku untuk berfikri sejenak saja mungkin hal itu takkan terjadi. tak lama kemudian akupun pulang karena saya merasa kurang enak badan soalnya aku keluar dari pagi hari, sambil membawa laptop isma yang membuat tas saya cukup berat karena aku juga sempat mencari-cari tempat dan menanyakan soal batrai laptop isma karna batrai laptop isma sudah tidak mampu lagi. saat aku pulang dan sampai di rumah temanku aku rencana ingin berangkat di sore hari untuk menemui rahayu karena aku ingin mengembalikan laptop isma yang sudah ku perbaiki, namun aku tidak bisa membawa motor saat itu dan aku tak sanggup jadi aku istrahat sejenak. namun saat malam tiba masalah barupun terjadi rahayu mengetahui kalau aku bersama orang lain waktu itu namun kenyatanya aku datang sendiri dan secara tidak langsung bertemu dengan mereka di Mall , rahayu mengetahuinya dan marah kepadaku tapi spontan aku juga marah kepadanya karena saat itu kondisiku sedang kurang sehat dan pusing. malampun tiba dan aku sadar kemudian melanjutkan perjalananku untuk mengunjugi tempat-tempat yang biasa ku kunjungi bersama rahayu. lalu semakin malam aku berfikir sejenak untuk menghubungi temanku salah satu sahabat isma dan rahayu juga dia merupakan orang yang cukup baik dan ramah serta selalu ceria walau dia kadang sedih tetapi dia selalu ceria dan strong ketika berada di hadpan orang lain sebut saja namanya ila, aku menghubunginya dan aku menelfonnya namun tidak di balas dan di angkat. dan ternyata di marah dan kecewa terhadapku akupun sempat marah juga karena ila menyebutku dengan kata-kata yang tidak bisa aku terima dan mungkin tidak bisa aku lupakan seumur hidupku. akan tetapi aku memaklumi dan mengalah karena kodisinya sedang marah kepadaku. dalam hal ini skali lagi aku yang salah dan aku benar-benar egois aku pantas di benci dan di jauhi oleh orang lain. saat itu tengah malampun tiba aku berdiam diri di depan kampus rahayu hingga jam 1 malam, bukankan itu hal bodoh dan tidak masuk akal. aku hanya akan menambah dan membuat orang lain khawtir terhadapku jadi untuk mencegah aku melakukan hal yang aneh lagi, aku pulang ke rumah temanku. setibanya aku dirumah temanku aku hanya merenung dan berdiam diri memikirkan tentang diriku yang kacau ini, lalu temanku yang di bandung mengirimkan pesan yang isinya “kamu harus pulang jika kamu tidak pulang itu hanya akan menambah beban kamu dan teman-temanmu” dan perkataannya itu benar. dan aku sadar dan mulai memperbaiki diri di awali akau mulai mengerjakan tugas-tugas kuliahku dan meminta maaf dengan teman-temanku yang telah aku kecewakan walau aku sebenarnya tidak pantas untuk di maafkan sih.
keesokan harinya aku bertemu dangan rahayu dan meminta maaf serta delam keadaan sadar dan mencoba membunuh sifat-sifatku yang keterlaluan alias berlebihan artinya saya ingin berubah, dan rahayu menerima saya dan memaafkan saya. jadi dengan berani aku mengajaknya untuk ikut bersamaku dan menemaniku mengerjakan tugas-tugas sambil ngobrol sebelum aku berngkat, dan syukur kamipun baikan seperti biasa, dan ada hikma skaligus pelajaran yang dapat saya ambil dari peristiwa ini, cinta dan kegoisan itu beda tipis jika kamu mulai khilanganya kamu akan lakukan apapun agar tidak kehilangannya tanpa memikirkan orang lain di sekitarmu yang peduli trhadapmu belum lagi orang tuamu apa jadinya jika saat itu saya melakukan hal nekat yang membuat kuliah saya berantakan yang salah siapa yah diriku sendiri yang rugi yah diriku sendiri jadi jagan bodohlah tanpa kamu melakukan hal bodoh rahayu tau kalau kamu mencintai dan sangat tulus padanya, rahayupun juga seperti saya cuman bedanya dia mampu dan dapat mengontrol dirinya. sejak saat itu saya sudah berkomitmen untuk merubah diriku dan tidak harus lagi merepotkan orang lain, jika ada suatu masalah dalam suatu hubungan setidaknya jangan libatkan dan repotkan orang lain. selesaikan masalah itu sendiri karena itu adalah masalah pribadi jagan libatkan orang lain meski melibatkan orang lain secara tidak langsung seperti yang ku lakukan sebelumnya.
hari itupun aku pulang sambil membawa pelajaran yang dapat ku ambil dari kejadian tersebut selama 3 hari, terima kasih rahayu dan maaf untuk semuanya.
